Sugeng Rawuh Di Website Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta - Media Informasi Masyarakat Kecamatan Banguntapan Daerah Istimewa Yogyakarta
Tampilkan postingan dengan label Puskesmas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puskesmas. Tampilkan semua postingan

Puskesmas Banguntapan Dua













Puskesmas Banguntapan II sebagai salah satu Puskesmas di Kabupaten Bantul dengan tiada henti berusaha memegang peranan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Berbagai kiat telah dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut bertanggungjawab atas kesehatan lingkungan serta perilaku hidup sehat secara mandiri.  
A.            Letak Geografis:
Kecamatan Banguntapan merupakan satu dari 17 kecamatan di Kabupaten Bantul. Sebagian wilayah Kecamatan Banguntapan bagian utara berbatasaan dengan wilayah Kotamadya Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Letak geografis ini menyebabkan masyarakat di wilayah Kecamatan Banguntapan majemuk karena berada di perbatasan antara perkotaan dan pedesaan. Hal ini tentunya menimbulkan perbedaan cara pandang serta kesadaran masyarakat dalam hal upaya pemeliharaan kesehatan. Kecamatan Banguntapan terdiri atas 8 desa yaitu Desa Banguntapan, Potorono, Baturetno, Jambidan, Wirokerten, Jagalan, Singosaren dan Tamanan.
Puskesmas Banguntapan II terletak di desa Tamanan dengan luas wilayah kerja sekitar 8.500 hektar. Adapun wilayah kerja Puskesmas Banguntapan II terdiri dari 4 desa yaitu desa Tamanan, Wirokerten, Singosaren dan Jagalan. Dari 4 Desa tersebut terbagi atas 25 Dusun.
Batas-batas wilayah kerja Puskesmas Banguntapan II adalah sebagai berikut :
 Sebelah Utara
:
Kota Yogyakarta
 Sebelah  Selatan
:
Kecamatan Pleret
 Sebelah Timur
:
Wilayah kerja Puskesmas Banguntapan I
 Sebelah Barat
:
Kecamatan Sewon
B.        Letak Demografi : Jumlah penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Banguntapan II pada tahun 2009 berdasarkan data monografi desa tercatat 28.077 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 8.424, sehingga dalam tiap keluarga rata-rata terdiri dari 3 jiwa. Komposisi penduduk antara laki-laki dan perempuan cukup berimbang, dengan jumlah penduduk perempuan (14.105 jiwa) lebih banyak dibanding penduduk laki-laki (13.972 jiwa).
C.            Sumber Daya Puskesmas:
      1. Ketenagaan
a.    Dokter Umum                                    :  4 orang
b.    Dokter Gigi                                        :  1 orang
c.    Bidan                                                  :  9 orang
d.    Bidan PTT                                          :  3 orang
e.    Perawat Gigi                                     :  3 orang
f.      Perawat Umum                                 :  8 orang
g.    Petugas Gizi                                      :  2 orang
h.    Petugas Gigiene Sanitasi                :  3 orang
i.      Petugas Laboratorium                     :  1 orang
j.       Pengelola Obat                                 :  1 orang
k.    Pekarya Kesehatan                          :  1 orang
l.       Tata Usaha                                        :  2 orang
m.  13. Bendahara                                  :  1 orang
n.    Pembantu TU                                    :  1 orang
o.    Petugas Imunisasi                            :  1 orang
p.    Fisioterapis                                       :  1 orang
q.    Rekam Medis                                    :  1 orang
r.      Pengemudi                                        :  1 orang 
2.  Sarana Kesehatan Lain
a.    Balai Pengobatan Swasta               :  2 buah
b.    Dokter umum Praktek Swasta        :  6 orang
c.    Dokter Gigi Praktek Swasta            :  1 orang
d.    Bidan Praktek Swasta                     :  6 orang
  Alamat Puskesmas: Jl .Krobokan Tamanan (000-08882744655)

Puskesmas Banguntapan Satu

 


Alamat : Ngipik, Baturetno/0822748288 0274-7493513

Puskesmas Banguntapan Tiga

PUSKESMAS BANGUNTAPAN 3
Gempa tektonik tahun 2006 yang telah memporakporandakan sebagian besar wilayah Bantul telah mencetuskan sebuah niat mulia untuk meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat terutama di bidang kesehatan. Maka muncullah ide untuk mendirikan puskesmas ke-27 yang berlokasi di Kelurahan Banguntapan untuk melengkapi 2 puskesmas di Kecamatan Banguntapan yang telah berdiri sebelumnya.
Puskesmas Banguntapan 3 berdiri pada tanggal 10 Maret 2007 atas bantuan AMDA(Association of Medical Doctors of Asia) yang berkedudukan di Jepang. Barulah makin mantap melangkah setelah dikeluarkannya Perda No. 4 Tahun 2007 tanggal 1 Mei 2007.
Puskesmas Banguntapan 3 adalah satu-satunya puskesmas di Bantul yang wilayah kerjanya meliputi satu kelurahan dengan membawahi 2 puskesmas pembantu (Pustu) yakni Pustu Ketandan dan Pustu Karangbendo. Hal ini dikarenakan padatnya jumlah penduduk dan letaknya yang sangat strategis.
Umur muda bukan berarti harus manja. Sebagai puskesmas induk, ketenagaan Puskesmas Banguntapan 3 pada awal berdirinya hanya terdiri dari 14 orang yaitu:
       # Dokter Umum     : 1 orang
       # Dokter Gigi          : 1 orang
       # Perawat Umum   : 1 orang
       # Perawat Gigi      : 1 orang
       # Bidan                  : 3 orang
       # Tenaga Laborat  : 1 orang
       # Tenaga Farmasi : 1 orang
       # Tenaga Gizi        : 1 orang
       # Tenaga Kesling  : 1 orang
       # Tenaga staf        : 3 orang
 Keterbatasan tenaga tersebut membuat Puskesmas Banguntapan 3 harus mempunyai tekad baja dan semangat kuda untuk menjalankan setiap program yang ada demi diakuinya eksistensi Puskesmas Banguntapan 3 tercinta.
Melihat perkembangan yang dialami Puskesmas Banguntapan 3 maka Dinkes Kab. Bantul menambah ketenagaan yang ada dari tahun ke tahun secara bertahap. Hingga pada Tahun 2012 tercatat ada 28 orang tenaga.
Puskesmas Banguntapan 3 bertekad untuk senantiasa meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat demi terwujudnya “Masyarakat Banguntapan Sehat pada Tahun 2015″.
Alamat Puskesmas Banguntapan Tiga Bisa Dilihat Disini